Quote

284667_595669210450007_345846882_n“Jauhilah persahabatan dengan pengkhianat kerana dia akan menjualmu dengan harga yang lebih murah”

“Kebaikan itu bukanlah kerana harta dan anak yang banyak, tetapi kebaikan itu ialah ‘ilmu yang banyak dan kasih sayang yang besar serta dorongan kepada menyembah kepada Tuhan (Allah). Maka jika engkau berbuat baik, pujilah Allah dan jika engkau berbuat salah, minta ampunlah kepada-Nya”

“Orang yang berakal bersaing dengan orang-orang saleh agar dapat menyusul mereka, dan dia ingin sekali dapat berserikat dengan mereka karena kecintaannya terhadap mereka, meskipun amalnya tidak mampu menyamai mereka.”

“Pahamilah kabar jika kalian mendengarnya dengan akal yang penuh dengan pemahaman, bukan akal yang sekedar meriwayatkan. Sesungguhnya periwayat ilmu banyak jumlahnya, sedangkan yang memahaminya sedikit.”

“Biasakanlah mendengarkan nasihat kebaikan, karena sesungguhnya hati jika terlampau lama tidak mendengar nasihat, ia akan menjadi berkarat dan buta.”

“Sesungguhnya Allah swt telah menciptakan Muhammad saw dan keturunannya dari tanah arsy.”

‘Kami (ahlu bait) adalah ahli rumah kenabian, tambang hikmah, pengaman bagi penduduk bumi dan keselamatan bagi yang menginginkannya’.

Asy-Syeikh Khalil ibnu Ahmad berkata : “Kaum lelaki ada empat macam : Pertama, ada lelaki yang mengerti, namun ia mengetahui bahwa dirinya mengerti. Itulah yang berilmu, maka ikutilah dirinya.

Kedua, ada lelaki yang mengerti, namun ia tidak mengetahui bahwa dirinya mengerti. Itulah orang yang tidur, maka bangunkanlah ia.

Ketiga, lelaki yang tidak mengerti, namun ia mengetahui bahwa dirinya tidak mengerti. Itulah orang yang meminta petunjuk, maka berikanlah petunjuk kepadanya.

Keempat, lelaki yang tidak mengerti, namun ia tidak mengetahui bahwa dirinya tidak mengerti. Itulah orang yang bodoh, maka jauhilah ia.”

Imam Ali Zainal Abidin (as) : Tiga hal yang menyelamatkan orang mukmin: Menjaga lisannya dari mengganggu dan menggunjing manusia, menyibukkan diri dalam hal-hal yang bermanfaat untuk akhirat dan dunianya, selalu menangisi kesalahannya.

Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata: “Jika kamu menjadikan agamamu mengikuti kepentingan duniamu, maka kamu telah merusak agama dan duniamu, di akhirat kamu pasti rugi. Jika kamu menjadikan duniamu mengikuti agamamu, maka kamu telah menjaga agama dan duniamu, di akhirat kamu pasti beruntung.”

Imam Muhammad Al-Baqir (as) berkata: “Sekiranya manusia mengetahui kehinaan meminta, niscaya tidak ada seorang pun yang mau menjadi peminta-minta. Dan sekiranya manusia mengetahui kehinaan menolak permintaan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menolak permintaan orang lain.”

Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata: “Apabila seseorang telah meninggalkan agama untuk memperbaiki urusan dunianya, niscaya Allah akan membuka pintu kerusakan yang lebih lebar lagi.”

Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata: “Jika kamu jatuh miskin, maka “Berniagalah dengan Allah”, yaitu dengan cara memperbanyak sedekah.”

Imam Ja’far Ash-Shadiq (as) berkata: “Jika Allah SWT telah menanggung rejekimu, mengapa kamu bingung? Jika rejeki itu telah dibagi, mengapa kamu tamak? Jika benar ada hisab harta pada hari kiamat kelak, untuk apa kamu mengumpulkan harta banyak-banyak? Dan jika pahala dari Allah Swt itu benar, mengapa kamu malas?”

Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Jadikan dunia di hadapanmu seperti tempat persinggahan yang kemudian pasti kau tinggalkan. Atau seperti harta yang kamu dapatkan dalam mimpi lalu bahagia, tapi setelah kamu bangun dari tidurmu, kamu tidak mendapatkan sesuatupun.”

Imam Hussein bin Ali (sa) berkata: “Sebagian manusia menyembah Allah karena ingin surga, itu adalah ibadahnya para pedagang. Sebagian manusia menyembah Allah karena takut pada neraka, itu adalah
ibadahnya para budak. Sebagian manusia menyembah Allah karena mensyukuri nikmat-Nya, inilah ibadahnya orang yang merdeka, dan inilah sebaik-baik ibadah.”

Rasulullah saww bersabda: “Orang yang menyakiti seorang mukmin, ia telah menyakitiku. Orang yang menyakitiku, ia telah menyakiti Allah, dan ia dilaknat di dalam kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.”

Rasulullah saww bersabda: “Barangsiapa yang membahagiakan seorang mukmin, ia telah membahagiakanku. Orang yang membahagiakanku ia membahagiakan Allah.”

.•*۞*•.¸.•*۞*•.¸.•*۞*•.¸.•*۞*•.¸
ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ
♥♥♥….اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ ….♥♥♥
ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ
۞*•.¸.•*۞*•.¸.•*۞*•.¸.•*۞*•.¸.

MUTIARA HIKMAH IMAM ALI BIN ABI THALIB AS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s